Gegap Gempita MASA Land untuk Pesan Ramah Lingkungan

Rully Fachdar

07 Agustus 2022

Yeay! MASA Land berjalan dengan lancar dan sukses menghibur para pengunjung dan tim Hindia di Rooftop NIPAH Park Jum’at, 5 Agustus 2022.

MASA Kreatif bersama Prolog Events Platform bekerjasama dengan NIPAH Park sukses berkolaborasi bersama dalam perhelatan MASA Land 2022. MASA Kreatif adalah sebuah perusahaan agensi kreatif yang bergerak dalam bidang pengelolaan sosial media dan pembuatan konten kreatif.

Sementara Prolog Events Platform adalah sebuah unit yang diinisiasi oleh teman-teman di Prolog Studio untuk menggelar beberapa event seperti Konser Musik hingga Festival tahunan. Kolaborator yang akan terlibat tidak hanya dalam regional Makassar saja atau Indonesia Timur tetapi, juga melibatkan pelaku kreatif skala nasional. Saat ini Prolog Events Platform tengah mempersiapkan pergelaran puncaknya yakni Prolog Fest 2022.

Sedikit informasi tentang NIPAH Park yang menjadi tempat dilangsungkannya MASA Land kemarin, merupakan mal yang berada di Makassar sejak 2018 memiliki konsep alam terbuka untuk menyediakan seluruh kebutuhan keluarga dalam satu tempat. NIPAH yang tak hanya hadir sebagai mal (NIPAH MALL) atau pusat perbelanjaan, tetapi taman (NIPAH PARK) dan ruang publik mudah dijangkau dan ramah di tengah riuhnya perkotaan dan segala aktivitasnya, serta memberikan solusi untuk segala kebutuhan pengunjungnya. Tidak hanya itu NIPAH Park terbuka sebagai ruang kolaborasi bagi para komunitas dan para pelaku industri kreatif untuk melakukan berbagai aktivitas di dalamnya.

Jadi Mancars, jika kalian masih belum tahu MASA Land, festival ini merupakan sebuah festival anak muda dengan berbagai macam program melibatkan pelaku industri kreatif yang dipersembahkan oleh MASA Kreatif. MASA Land menggelar festival ini sebagai upaya mendukung campaign green lifestyle di Mall Nipah Park dengan harapan seluruh partisipan baik pelaksana, pengisi acara, maupun penonton yang hadir, lebih sadar akan kepedulian terhadap lingkungan yang lebih ramah dan sustainable (berkelanjutan).

Maka dari itu, Masa Land menjadi sebuah bentuk baru festival di kota Makassar yang mengimplementasi konsep Eco-Festival melalui program-program yang akan dihadirkan dalam event ini. Ada dua seniman anak muda yang berkontribusi melalui karya-karya instalasi seni dengan merespon tema yang diusung oleh MASA Land. Instalasi seni interaktif serta instalasi melalui media yang tersedia di ruang publik dalam festival ini, misalnya tempat sampah, water station, stage, dan media lainnya.

Adapun untuk di sajian musiknya menampilkan sejumlah musisi ternama Tanah Air diantaranya; Hindia, DVY, Kapal Udara & OG Avamato. MASA Land terasa lebih istimewa karena ada sesi talkshow yang menghadirkan sejumlah tamu spesial yang berkontribusi dalam pengembangan konsep tata ruang NIPAH Park. Ada Bapak Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D (Gubernur Prov. Jawa Barat/ Komisioner Tim Urbane Indonesia - Konseptor NIPAH Park), Bapak Ricky Theodores (Chief Executive Officer Kalla Property), Bapak Zumadi SM Anwar (DIC Kalla Development & Construction Holding Kalla Group), Bapak Ir. Achmad Deni Tardiyana, MUDD (Senior Architect & Team Leader Perencanaan Nipah Mall (NIPAH Park) juga ada Ibu Yulianti Tanyadji ST., M.Sc ( Gappa Lab) sebagai moderator dalam bincang santai tersebut.

MASA Land dibuka dengan antusias para pengunjung yang sedari tadi menunggu di pelataran Rooftop Nipah Park. Mereka rela antri untuk mendapatkan urutan paling depan penukaran tiket. Oh ya bagi pengunjung yang belum sempat melakukan penukaran tiket pada dua hari sebelumnya, mereka dapat menukarkan tiketnya pada saat di venue.


Gegap Gempita MASA Land

Sebelum memasuki lebih dalam venue acara ada baiknya kita mampir dulu ke sebuah ruang instalasi yang telah dibuat oleh seniman muda berbakat Amrik Dinata. REVERSE adalah tema yang diangkat oleh sang seniman, berangkat dari keresahannya melihat sampah plastik yang berserakan. Dari karya instalasi ini, saya diberi kesempatan membuat orang-orang bisa merasakan langsung bagaimana dampak dari membuang sampah plastik yang lumayan susah diolah. Dan bagaimana seseorang bisa merasakan sesaknya dikelilingi plastik. Pengunjung dapat melihat penjelasan karya sang seniman melalui statement yang terpajang di sudut kiri sebelum memasuki ruang instalasinya. Tentunya ini menjadi langganan spot foto para pengunjung.


Setelah menyaksikan mahakarya dari Amrik, mari kita explore lagi, Mancars! Beberapa meter dari ruang instalasi sebelumnya, di sisi kiri kalian mendapati beberapa booth salah satunya booth dari GaiaOne Project salah satu organisasi konservasi lingkungan bawah laut atau pelestarian coral yang berbasis di Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ada tenant makanan dan minuman juga Mancars, dan buat kalian yang gemar jajan t-shirt juga tersedia. Ada official merchandise dari Hindia juga yang terlihat dari pemantauan.

Kapal Udara memulai sesi pemanasan dari gegap gempitanya MASA Land yang akan riuh oleh penampilan dari Hindia. Membawakan setidaknya delapan lagu karya mereka. Kembali para 'serdadu' yang di komandai oleh Ale dkk menghentakkan panggung.

Setelah rehat sejenak dari aksi-aksi Kapal Udara dilanjutkan dengan sesi talkshow bersama para narasumber istimewa yang menyempatkan waktunya untuk hadir secara langsung di venue maupun secara online melalui platform ZOOM Meeting. Sepatah dua kata disampaikan oleh Bapak Ridwan Kamil atau Kang Emil selaku (Gubernur Prov. Jawa Barat/ Komisioner Tim Urbane Indonesia - Konseptor NIPAH Park) serta bincang santai dengan Achmad Tardiyana (Urbane Indonesia) bersama Muh. Roem (Kadispar Kota Makassar), Ricky Theodores (CEO PT. Kalla Property) dan Rasmila Suaib (Kalla Inti Karsa) terkait konsep pembangunan NIPAH Mall yang sekarang diubah ke Nipah bersama moderator Yulianti Tanyadji ST., M.Sc ( Gappa Lab).

DVY duet Jasmine Risach dan Eunike Theresia (Leca) memberi pengantarnya lewat sajian-sajian menawan dan lebih bergairah lewat tracklist Lifeless Land, Here (Will You Ever Be), & Kemalaman. Khusus 'Kemalaman' menyajikan nuansa berbeda dari versi sebelumnya. Versi ini menurutku kesannya lebih bersemangat seperti lagu 'Clairo' milik Sofia.


OG Avamato kali ini mengusung konsep berbeda dari penampilan sebelumnya. Kali ini OG Avamato tidak sendirian di panggung mereka mengajak beberapa musisi lintas genre ternama Makassar. Dibalut dengan konsep panggung yang lebih menarik dengan sajian karangan bunga di sisi panggung, kumpulan balon-balon dan sajian visualnya yang juga semakin menarik pasang mata.


Sadarkah kalian bahwa di panggung MASA Land kemarin ada dua guest star yang tampil dalam satu panggung, Mancars. Ehm.. Ya Hindia dan Lomba Sihir dua bintang tamu yang para pengunjung tidak sadari. Baskara membawa pengiringnya yang tak lain adalah personil dari Lomba Sihir itu sendiri. Mengingatkan ku pada pertunjukan Explosions kemarin di Auditorium UC Makassar.

Ya layaknya di Lomba Sihir, Natasha Udu tak ketinggalan menunjukkan aksi-aksi panggungnya. Si paling atraktif mungkin sematan yang sangat pas buat Udu ya Mancars. Karena di setiap penampilannya tak jarang beliau menunjukkan aksi-aksi yang menghibur para simpatisan. Dari set listnya tercatat sepuluh track yang mereka bawakan. Evakuasi, Mata Air, Hari Yang Baik Untuk Berbohong, Dehidrasi, Secukupnya, Apapun Yang Terjadi, Tidak Ada Salju Di sini, Rumah ke Rumah, Besok Mungkin Kita Sampai & Evaluasi. Tidak lupa di sela-sela itu mereka berbagi merchandise untuk para pengunjung.


MASA Land benar-benar memberikan kesan untuk saya secara pribadi & mungkin juga untuk sebagian penonton. Mungkin bagi saya pribadi perhelatan seperti ini (MASA Land) menjadi pengalaman baru lagi bagi saya, bertemu dan bekerja dengan orang-orang yang mempunyai latar belakang yang berbeda dan lagi-lagi ya saya belajar banyak hal disini. MASA Land terkenang sepanjang masa, sampai bertemu di panggung selanjutnya, Mancars!

Subscribe sekarang juga!

Subscribe untuk mengakses konten Premium Pmancar.com

Office

  • Jl. Serigala No.40, Mandala, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90135
  • © Pmancar.com 2021

Social Media