Makassar International Writers Festival 2022 “Awakening”: Hadir Merespons Krisis Iklim dan Menghadirkan Pembicara dari Mancanegara

Rully Fachdar

23 Juni 2022

Mancars, Makassar International Writers Festival (MIWF) 2022 kembali hadir!

Festival literasi terbesar di Indonesia Timur akan menyelenggarakan edisi terbarunya pada 23-26 Juni 2022 bertempat di Rumata’ Artspace dengan mengangkat tema Awakening yang akan diselenggarakan secara hybrid (online dan offline). Untuk online-nya akan ditayangkan secara eksklusif di channel YouTube Rumata’ Art Space sedangkan untuk offline-nya akan dihelat di Rumata’ Art Space.

Awakening menjadi tema utama pada edisi kali ini yang akan dieksplorasi di MIWF tahun ini. “Tentu saja, semua orang punya momentum awakeningnya sendiri-sendiri, prosesnya berbeda-beda, dan mari kita saling berbagi dan saling menguatkan saat kita menjalani dan mengalami momentum awakening ini,” ujar Lily Yulianti Farid (Direktur Makassar International Writers Festival).

Makassar International Writers Festival telah berjalan selama delapan tahun sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015. Pada setiap edisinya MIWF selalu mengangkat tema yang berbeda. Salah satu komitmen terbaru MIWF adalah ikut aktif merespons krisis iklim dengan mendeklarasikan diri sebagai kegiatan publik yang rendah karbon. Dengan harapan penyelenggaraan MIWF bisa menjadi acuan pelaksanaan kegiatan rendah karbon selanjutnya di kota Makassar dan sekitarnya, kemudian MIWF berkomitmen melakukan penanaman pohon untuk menyerap karbon sebagai upaya kompensasi terhadap emisi gas rumah kaca yang dihasilkan selama penyelenggara festival.

Dengan menghitung emisi yang dihasilkan selama MIWF berlangsung, yang kemudian ditindaklanjuti dengan “Carbon Offset” dengan penanaman mangrove. Carbon Offset adalah sebuah tindakan dan tanggung jawab festival untuk menyeimbangkan dampak iklim dan mengkompensasi emisi yang dihasilkan.

Emisi karbon yang diukur dari MIWF meliputi transportasi, seperti jejak karbon dari transportasi udara para penulis yang hadir langsung di MIWF serta transportasi operasional. Selain itu, juga mengukur jumlah listrik yang digunakan setiap harinya

Selain itu, MIWF terus berkomitmen sebagai festival “Nir sampah” dengan menerapkan sejumlah aturan-aturan kepada para pengunjung festival dan menyiapkan mekanisme pemilihan sampah. Mengompos sampah organik dan melakukan ecobrick untuk sampah plastik yang sama sekali tidak dapat dihindari. Selanjutnya, mensyaratkan penjual makanan dan minuman untuk menggunakan kemasan yang ramah lingkungan.

Demi mensukseskan pergelaran tersebut pihak penyelenggara mengumumkan 427 relawan yang telah mengikuti berbagai tahapan seleksi. Pihak penyelenggara juga menjalankan prinsip No All Male Panels dengan memastikan; tidak ada panel diskusi yang seluruh pembicaranya laki-laki, aktif mengidentifikasi pembicara dan moderator perempuan demi terciptanya kesetaraan di setiap program festival, menciptakan ruang aman dan nyaman bagi perempuan untuk mengembangkan potensi sebagai agen perubahan melalui peran-peran strategis di festival tersebut.

Pergelaran ini juga menghadirkan sejumlah tamu undangan dari dalam dan luar negeri, MIWF 2022 menghadirkan penulis dan pembicara sebanyak 48 orang yang bergabung secara daring maupun luring di Makassar. Penulis dan pembicara berasal dari Korea Selatan, Australia, Singapura, India, Malaysia, dan Indonesia.

Salah satu pembicara, Bora Chung (Korea Selatan), adalah penulis kumcer berjudul Cursed Bunny – karya ini masuk dalam daftar nominasi pendek International Booker Prize 2022. Dari Indonesia, selain kehadiran emerging writers dari berbagai daerah di Indonesia Timur, hadir pula penulis perjalanan Agustinus Wibowo, peneliti dan jurnalis Makassar Eko Rusdianto, hingga musisi dan pencipta lagu Rara Sekar.

Adapun penulis-penulis yang akan hadir secara langsung di festival tersebut yaitu; Agustinus Wibowo, Andry Setiawan, Aparna Saxena, Beth Yahp, Edwin, Eko Rusdianto, Ilda Karwayu, Julie Anne, Kalis Mardiasih, JS Khairen, Kieren Salazar, Maesy Ang, Maria Pankratia, Omar Musa, Rain Chudori, Rara Sekar, Ronny Agustinus, Theoresia Rumthe.

Sedangkan penulis-penulis yang akan hadir secara daring yaitu; Andy Fuller, Aquarini Priyatna, Asmayani Kusrini, Asri Saraswati, Bora Chung, Desca Ang, Dian Purnomo, Dido MIchelsen, Gavin Seah, Ika Natassa, Intan Paramaditha, Najeela Shihab. Dan mereka akan dipandu oleh moderator, Achmad Nirwan, Faisal Oddang, Ibe S. Palogai, Irmawati Puan Mawar, dan Maylia Usmani.

MIWF akan mengawali petualangannya pada Kamis, 23 Juni 2022 dimana ada beberapa program acara yang pastinya sayang untuk dilewatkan, Connecting Indonesia and Australia Through Literature and Translation Initiatives: How Can We Improve the Partnership? yang akan diisi oleh pembicara-pembicara seperti, Andy Fuller, Kieren Salazar, Rain Chudori, Omar Musa, dan Bath Yahp sebagai moderatornya.

Dan akan dilanjutkan oleh program Obsesi dan Aspirasi Penulis Perempuan yang akan menghadirkan, Kalis Mardiasih, Ramayda Akmal, Dian Purnomo, dan Maria Pankratia sebagai moderator dan akan disiarkan secara eksklusif di channel YouTube Rumata’ Art Space.

Kopi+Teh+Buku: Membaca Sastra Klasik Indonesia yang akan hadir di halaman belakang Rumata’ Art Space, dan menghadirkan pembaca Bronwyn Robbins, Iin Farliani dan Chaery Ma dipandu oleh Ibe S. Palogai. Dilanjutkan dengan sesi Diskusi dan Peluncuran Buku Meneropong Manusia Sulawesi, akan hadir Eko Rusdianto dan Ilda Karwayu, Wawan Kurniawan sebagai moderator.

Dan yang terakhir Malam Pembukaan yang akan dibuka oleh Riri Riza dan Lili Yulianti Farid dan Rahmat HM dan Mawar sebagai pemandu jalannya acara, dan akan hadir juga Fais Palintan akan membawakan lagu-lagu hitsnya.

MIWF dengan bangga mengumumkan program barunya yakni Tur Literasi MIWF kota Makassar. Yang akan diselenggarakan bertepatan dengan momen MIWF tahun 2022 ini, program ini dilaksanakan untuk meninjau dan mengenal lebih dekat toko-toko buku dan komunitas literasi di kota Makassar. Adapun toko-toko buku yang akan menjadi persinggahan yaitu; Dialektika, Kedai Buku Jenny, Katakerja , Kampung Buku, dan Pustaka Merah Hitam. Pelaksanaan tur tersebut hanya dibatasi dengan jumlah partisipan sebanyak 12 orang dan tur tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Sebanyak 19 komunitas literasi yang tersebar di Sulsel-Sulbar bersama-sama meramaikan acara MIWF 2022 dalam berbagai rangkaian kegiatan diantaranya; Berbagai pengalaman dalam mengelola komunitas literasi, Diskusi buku dan proses kreatif, Games dan kegiatan interaktif, Lokakarya daur ulang dan pemberdayaan perempuan. Akasia, Barru Membaca, Book Club Makassar, Dialektika, Gerakan 1001 Buku, Kabisat, Katakerja, Kampung Buku, Kedai Buku Jenny, LemINA, Nusa Pustaka, Pecandu Aksara, Pustaka Merah Hitam, PUSCATA, Rappo, Rumah Belajar Cinta Damai, Saraungm, SAKU, dan Semut Merah Kaizen yang akan hadir pada Pojok Komunitas Literasi.

Pada pojok Climate Corner akan mendiskusi berbagai tema yang berkaitan dengan isu lingkungan seperti, Bagaimana membuat event yang ramah lingkungan, Household Waste Management, Manfaat Bakau untuk Manusia dan Lingkungan, dan Program Energi Terbarukan bagi Masyarakat Terpencil yang dihadiri oleh komunitas dan pembicara yang berkompeten.

Selain itu Mancars, pada pergelaran MIWF 2022 ini pihak penyelenggara merilis beberapa merchandise antara lain; t-shirt dengan desain tema Awakening dan tote bag yang harganya terjangkau untuk para pengunjung.

Mancars, jangan lewatkan sejumlah keseruan pada perhelatan Makassar International Writers Festival 2022 yang akan hadir selama empat hari mendatang.

Subscribe sekarang juga!

Subscribe untuk mengakses konten Premium Pmancar.com

Office

  • Jl. Serigala No.40, Mandala, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90135
  • © Pmancar.com 2021

Social Media