Bersatunya Fesyen dan Musik Untuk Tiga Hari di MASA Market Fest

Rully Fachdar

20 Juni 2022

Teks: Rully Fachdar | Foto: M. Jabal Nur | Grafis: Rania Khaerunnisa

MASA Market Fest akhirnya digelar! Acara yang diinisiasi oleh MASA Kreatif bekerja sama dengan Prolog Events Platform dan Kenanga Live ini bertempat di Nipah Park (Ground Floor) Makassar pada 17 sampai 19 Juni 2022. MASA Market Fest menggabungkan antara fesyen dan musik sebagai konten utamanya. Perhelatan selama tiga hari ini melibatkan sejumlah jenama fesyen yang favorit untuk eksibisi produknya dan penampilan musik yang memukau dari Basboi, The Sugar Spun, Paniki Hate Light dan Failures 9997.

Semarak MASA Market Fest selama tiga hari merangkum segala keseruan seperti live podcast Radio Pmancar With Didi bersama The Sugar Spun. Lalu, ada talkshow dari teman-teman dari radio Prambors Makassar yang menghadirkan model influencer seperti Nathanael Moss, Amanda Bellina dan Caca serta fotografer Diwanalghazaly. Hingga yang paling menarik, sebuah karya seni lukis dipertunjukkan jenama Auswitch History-Vandley yang berkolaborasi dengan seniman TrueDashes dan masih banyak keseruan lainnya.

Hari Pertama MASA Market Fest: Instalasi Istimewa Hingga Tiket Harga Spesial!

Pada hari pertama MASA Market Fest, antusiasme pengunjung sudah terlihat dengan antrian panjang di depan pintu masuk Nipah Park (Ground Floor) yang terletak di lantai dua NIPAH Park. Selain karena dihelatnya jelang akhir pekan yaitu hari Jumat, acara tersebut juga mengundang banyak peminat festival musik yang berburu tiket menuju acara puncak MASA Land yang mana Hindia menjadi salah satu menu line-up yang sudah diumumkan melalui postingan di akun Instagram @masa.kreatif. Banyaknya pengunjung yang antri pada hari pertama membuat tim keamanan yang dibantu oleh tim protokol kesehatan bergerak cepat mengantisipasi hal tersebut agar pengunjung mall lainnya tidak merasa terganggu.

Saya melihat langsung instalasi sejumlah jenama seperti Auswitch-Vandley, Hiyari, Loyalty, Vicious Pain, Primate Delegation, Sunday Summer, Bassically Plus, Watss, PixFix, Pure, Triple Threat, Slepp Well Bruh, Realitees, Xat Store, Holy Mates, One Good Sneakers. Sementara penampil musik di hari pertama ada Failures 9997 featuring Azimah Fada, Fictive Order, bincang santai dengan Amanda Bellina dan Caca bersama Radio Prambors. Selain itu, ada sebuah instalasi istimewa dari Vicious Pain yang dikerjakan oleh bomber Black Box 8501 yang menginterpretasikan salah satu single The Sugar Spun berjudul Madhouse yang menjadi spot foto paling seru untuk para pengunjung MASA Market Fest.

Hari Kedua MASA Market Fest: Nuansa Hip-Hop Penuh Warna!

Berlanjut di hari kedua, sajian menunya tak kalah pada hari sebelumnya sepertinya tema hip hop sangat tepat disematkan dengan kehadiran Basboi, OG Avamato, serta kolektif Native+Sound yang menjadi menu spesial yang dihadirkan kepada para pengunjung.

Selain itu ada Radio Pmancar yang kembali mengudara dengan konsep live podcast yang membahas perjalanan bermusik serta membahas album “A Thousand Tiny Thoughts” dari The Sugar Spun yang dipandu oleh Didi. Tidak ketinggalan ada Jasmine Risach yang ikut serta dalam sesi bincang tersebut yang ikut berbagi kisah perihal duetnya bersama The Sugar Spun. Penampilan The Sugar Spun kali ini komplit dengan kehadiran sang drummer Rashief Muhammad atau yang akrab disapa ‘Acil’ yang datang langsung dari Bandung. Setelah obrolan seru The Sugar Spun, acara berhenti sejenak memasuki Maghrib.

Setelah jeda Maghrib berlalu, acara dilanjutkan kembali dengan talkshow bersama dua kolektif penggagum sepatu ternama Makassar, Xat Store dan Basically Plus. Oiya, selain kedua pembicara dari kolektif tersebut, hadir pula perwakilan dari NIPAH Park yang diundang untuk menyampaikan seputar program NIPAH Park dalam memberdayakan ruang ekspresi dan pergerakan para kolektif sepatu melalui acara NIPAH Sneakers Week yang akan hadir di akhir bulan Juli 2022 mendatang.

Kemudian, panggung musik dilanjutkan dengan penampilan dari Native+Sound sebagai intro dari tema hip-hop di hari kedua. Di sudut ruang lain, Tepatnya di panggung mini Honda, ada perupa berbakat yaitu asal Makassar yaitu Gimorin melalui medium kanvasnya dia menghasilkan coretan lewat gabungan beberapa warna menjadi sebuah gambar yang unik. Setelah menelusuri keseruan-keseruan tadi yang ada di MASA Market Fest 2022 hari kedua, saya rehat sejenak mengisi ulang tenaga dan isi perut sekaligus mengisi ulang baterai perangkat gawai.

Seperti yang disebutkan oleh saya di kalimat pembuka artikel ini, satu momen paling ditunggu-tunggu di MASA Market Fest adalah peluncuran perdana kolaborasi Auswitch-Vandley yang memperkenalkan kepada para pengunjung sebuah karya seni lukis oleh perupa True Dashes. Menurut Agus Kelatow dari Auswitch-Vandley, lukisan tersebut akan direpresentasikan dalam bentuk sebuah produk merchandise berupa t-shirt. Wow! Saya pun turut membayangkan jika ilustrasi tersebut dituangkan ke dalam sebuah baju.

Giliran rapper OG Avamato yang berkolaborasi dengan Fictive Order yang dj-ing di MASA Market Fest perlahan-lahan menambahkan nuansa musik hip-hop yang pekat yang mengajak para pengunjung memantik gairah melalui beragam repertoarnya mulai dari Makin’ Money hingga Sabda Lidah Api.

Walhasil, atmosfer hip-hop bertambah intens dengan para pengunjung yang antusias sedari tadi untuk menunggu penampilan rapper Basboi dengan mengambil jarak lebih dekat lagi ke depan panggung untuk menyaksikan aksi-aksi rapper pemilik nama lengkap Baskara Rizqullah ini. Untuk penampilan perdananya di Makassar, Basboi sukses memberikan salam perkenalannya dan sambutan hangatnya kepada para pengunjung yang hadir. Melalui sejumlah hits-hitsnya seperti CHING dan Bismillah membuat Nipah Park “bergetar” dengan riuh penonton yang berjoget bersama! Pengalaman seru menyaksikan Basboi tampil juga membawa saya berkesempatan menemui beliau dan melakukan wawancara singkat. Nantikan wawancara saya bersama Basboi yang akan segera dirilis.

Hari Ketiga MASA Market Fest: Waktunya Bebunyian dan Gaya Alternatif!

Intensitas di hari penutupan MASA Market Fest tentu memuncak dengan para pengunjung kedatangan Nathanael Moss (Model Influencer dan Fotografer), Diwanalghazaly (Fotografer) yang akan ikut menelusuri MASA Market Fest. Sedangkan untuk sajian musik, ada Eazy Cozy, Paniki Hate Light dan The Sugar Spun yang menjadi pelengkap sekaligus menjadi rangkaian penutup acara. Pengunjung yang hadir pada hari terakhir ini terlihat semakin ramai. Selain karena pengisi acaranya, mereka juga tak mau melewatkan berbelanja produk-produk yang keren dan tentunya berkualitas.

Hari ketiga MASA Market Fest dibuka dengan sesi bincang dengan Nathanael Moss bersama Diwanalghazaly yang berbagi cerita kepada para pengunjung tentang profesi yang mereka tekuni. Dilanjutkan dengan penampilan dari Eazy Cozy dari Native+Sound yang menunjukkan kepiawaiannya lewat bebunyian remix lewat kelihaian memainkan turntable-nya. Paniki Hate Light menjadi penampil berikutnya menyapa para pengunjung yang sudah menantikan aksi-aksinya di depan panggung. Yang lebih spesialnya lagi, mereka kembali manggung di tahun 2022 ini membawakan dan memperkenalkan sejumlah karyanya yang akan segera dirilis dalam waktu dekat ini.

Namun, ada beberapa lagu sudah rilis juga ikut dibawakan di acara tersebut. Circles, Change dan Forget Me Not adalah tiga nomor yang sudah dirilis di layanan streaming digital. Sedangkan untuk nomor TMD dan Matahari yang akan segera dirilis. Rasa sungkan yang masih sering berkelindan dalam diri jadi saya masih kurang percaya diri untuk ikut moshing bersama penonton lainnya ketika nomor track Change dilantunkan.

The Sugar Spun menjadi sajian menu penutup dari rangkaian acara MASA Market Fest di Nipah Park (Ground Floor) NIPAH Mall, Makassar. Ada enam lagu yang dibawakan trio Fathir, Gilang, dan Acil termasuk kolaborasi dengan Jasmine Risach dari DVY di lagu Have I Ever Have Not A Time dan Feel A Thing. Yang lebih menariknya lagi dan spesial bagi saya adalah ketika nomor No String Attached. Karena mereka mengajak tiga pengunjung untuk merekam bebunyian instrumen musik dari suara-suara mereka.

Setidaknya ada enam lagu yang dibawakan The Sugar Spun dan semuanya lekat dan akrab di telinga para pengunjung saking akrabnya dengan para penggemarnya. The Sugar Spun mempersilahkan para penggemarnya untuk ikut bernyanyi bersama di panggung. Karena kebetulan saya dekat di panggung, saya berkesempatan menengok setlist yang terpajang di speakers atas panggung. Tak ketinggalan mereka mengajak Jasmine Risach ke atas panggung membawakan dua lagu dari album A Thousand Tiny Thoughts. Lagu War dari The Sugar Spun menjadi penutup dalam rangkaian acara MASA Market Fest yang berlangsung selama tiga hari. Mereka juga mengumumkan akan ada kolaborasi artikel bersama jenama Vicious Pain yang akan segera rilis dalam waktu dekat. Selama tiga gelaran acara tersebut cukup memberikan kesan tersendiri secara pribadi, bertemu dengan orang-orang baru dan menambah pengalaman baru lagi.

Terima kasih MASA Kreatif, Prolog Events Platform, dan Kenanga Live sudah mengajak saya yang mewakili Pmancar.com untuk ikut ambil bagian dan seru-seruan bersama dalam MASA Market Fest. Sampai jumpa di perhelatan berikutnya!

Subscribe sekarang juga!

Subscribe untuk mengakses konten Premium Pmancar.com

Office

  • Jl. Serigala No.40, Mandala, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90135
  • © Pmancar.com 2021

Social Media